Selalu
kita menjadi lemah
silap berkali-kali
dorongan demi dorongan
untuk sedap sebentar cuma
tidak lebih dari itu
sudahnya
ia berulang lagi
oh jiwa
tabahlah dikau
di sini
engkau akan terus diusik
untuk keluar dari batasmu
yakinlah engkau
di sana kelak
engkau akan dapat
andai kau sabar
No comments:
Post a Comment